Penantian 17 Hari Berakhir, Jenazah Ilham Korban KM Virgo Tiba di Jepara
JEPARA, ZonaIntiMedia.com – Penantian panjang keluarga Ilham Muhammad Rojab (21), warga Desa Bantrung, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, akhirnya berakhir. Jenazah pemuda yang menjadi korban tenggelamnya KMP Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, tiba di rumah duka pada Selasa (29/9/2026) sore.
Kepulangan jenazah Ilham menjadi kabar duka sekaligus mengakhiri pencarian salah satu warga Jepara yang sebelumnya dinyatakan hilang dalam tragedi kapal yang tenggelam pada 13 September 2026.
Berdasarkan informasi Pemerintah Kabupaten Jepara, jenazah Ilham ditemukan pada Sabtu (26/9/2026). Namun, pihak keluarga masih melakukan proses pencocokan dan memastikan identitas korban sebelum akhirnya mendapatkan kepastian.
Setelah identitas dipastikan, jenazah dipulangkan melalui penerbangan menuju Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, kemudian dibawa menuju rumah duka di Desa Bantrung.
Tiba di Rumah Duka, Keluarga dan Warga Menyambut dengan Tangis
Kedatangan jenazah Ilham pada Selasa sore disambut keluarga, kerabat, tetangga, serta warga setempat.
Suasana haru menyelimuti rumah duka ketika jenazah tiba sekitar pukul 16.24 WIB. Setelah disemayamkan, keluarga dan masyarakat menggelar doa serta tahlil untuk almarhum.
Jenazah kemudian diberangkatkan menuju tempat pemakaman umum di Desa Bantrung untuk dimakamkan.
Pemerintah Kabupaten Jepara turut melakukan pendampingan kepada keluarga korban. Kepala Dinsospermasdes Jepara, Muh Ali, hadir mewakili Bupati Jepara bersama jajaran pemerintah daerah.
Pemkab Jepara juga telah mengajukan bantuan bagi keluarga Ilham melalui Baznas Provinsi.
Kesaksian Sepupu yang Selamat: Kapal Sudah dalam Kondisi Miring
Di balik kabar kepulangan jenazah Ilham, tersimpan kisah menegangkan dari Abdul Kholeq (25), sepupu Ilham yang berhasil selamat dari tragedi tersebut.
Keduanya diketahui bekerja bersama mengangkut mebel dari Jepara menuju Kalimantan selama kurang lebih dua tahun.
Dalam kesaksiannya, Kholeq menceritakan bahwa dirinya terbangun sekitar pukul 01.00 WIB pada 13 September 2026. Tidak lama kemudian, terdengar teriakan penumpang dan sejumlah orang mulai mengenakan pelampung.
Saat itu, kondisi kapal sudah miring.
Kholeq berusaha membangunkan Ilham dan Mashudi serta memberikan pelampung kepada keduanya. Namun, situasi darurat membuat para penumpang berusaha menyelamatkan diri masing-masing.
Kholeq kemudian terpisah dari Ilham. Sejak saat itu, ia tidak lagi melihat sepupunya.
Kholeq sendiri sempat dihantam gelombang sebanyak tiga kali sebelum akhirnya berhasil masuk ke sekoci.
Ia bertahan sekitar sembilan jam di sekoci hingga ditemukan nelayan asal Juwana dan selanjutnya menjalani proses evakuasi.
Tiga Warga Jepara yang Berada di KM Virgo Telah Diketahui Nasibnya
Dengan ditemukannya Ilham, seluruh tiga warga Jepara yang diketahui berada dalam KMP Virgo Transport 8 telah mendapatkan kepastian nasib.
Berikut rinciannya:
Abdul Kholeq, warga Jepara, berhasil selamat dari musibah.
Mashudi (27), warga Desa Plajan, Kecamatan Pakisaji, ditemukan meninggal dunia. Jenazah tiba di rumah duka pada 25 September 2026.
Ilham Muhammad Rojab (21), warga Desa Bantrung, Kecamatan Batealit, ditemukan meninggal dunia dan tiba di rumah duka pada 29 September 2026.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Jepara, terutama setelah penantian panjang untuk mendapatkan kepastian mengenai keberadaan para korban.
Tragedi KMP Virgo Transport 8 sekaligus menjadi pengingat tentang risiko perjalanan laut dan pentingnya keselamatan dalam pelayaran.
Sumber: Pemkab Jepara melalui Kabar Jepara dan Radar Kudus.
ZonaIntiMedia.com
Media Artikel dan Informasi Terpercaya Berimbang

Posting Komentar